Si Kecil Nempel Terus Sama Mama Bagian 3

PENGALAMAN BERINTERAKSI

Rasa aman dan percaya pada lingkungan saja tidaklah cukup untuk menumbuhkan keberanian bersosialisasi. Si kecil pun perlu pengalaman berinteraksi dengan sebaya lain. Ia perlu diajak berkunjung ke rumah kerabat yang memiliki anak sebaya atau dimasukkan PAUD atau playgroup agar belajar berinteraksi dengan teman yang usianya sama.

Selain itu, kurang banyak diberi kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas secara mandiri, juga dapat menjadi salah satu penyebab munculnya perilaku menempel si batita pada mamanya. Di rentang usia batita memang ada beberapa aktivitas yang semestinya sudah bisa dilakukan sendiri, seperti: makan dan minum sendiri. Meski belum terampil dan hasilnya masih terkesan acakacakan, si kecil tetap perlu diberi kesempatan agar lambat laun keterampilannya terasah.

DUKUNG ANAK

Selain faktor dalam diri anak, kita perlu pula memahami apakah ada faktor lain yang membuat anak masih menempel. Misal, lngkungan baru dengan teman-teman yang belum pernah ditemui sebelumnya. Jika memang itu masalahnya, sebaiknya orangtua tetap berada di tempat tersebut untuk mendampingi. Katakan pada anak, ia boleh bermain dengan temannya dan minta anak untuk berkenalan dengan teman baru tersebut.

Anak biasanya akan diam karena ia bingung mengenai “langkah awal” yang harus dilakukan. Setelah itu, biarkan anak mengeksplorasi sendiri hal-hal yang akan dilakukan bersama temannya. Dibutuhkan kesabaran orangtua karena anak memang membutuhkan waktu untuk mengenali lingkungan baru. Suatu hal yang wajar jika batita masih belum spontan. Yang perlu Mama lakukan adalah mendorong si batita untuk berkumpul bersama temannya sehingga sedikit demi sedikit ia bisa “lepas” dari mamanya.

Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah reaksi orangtua saat menghadapi anak yang tidak mau lepas ini. Apakah orangtua marah karena malu bahwa anaknya tidak bisa bersosialisasi dengan cepat seperti anak lainnya? Ataukah orangtua hanya mendiamkan dan langsung meninggalkan anaknya? Kedua perilaku ini dapat membuat anak semakin merasa tidak aman. Akibatnya, anak akan merasa bahwa orangtua tidak sayang padanya sehingga ia pun menjadi semakin rewel dan menempel.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik les kursus IELTS di Jakarta yang terpercaya, agar lebih siap dan percaya diri ketika mengerjakan semua soal tes IELTS.