Kesiapan XL Jelang Lebaran

Kesiapan XL Jelang Lebaran  – XL tidak melakukan persiapan spesial menjelang Ramadan dan Lebaran tahun 2014 ini dalam soal jaringan. Benar-benar mengandalkan kondisi jaringan apa adanya. Namun XL tetap berkomitmen untuk menjaga kenyamanan pelanggan, demikian Alvin Aslam, Head of Strategic Partnership Management XL. Kondisi Lebaran tahun lalu (2013) menunjukkan fenomena menarik. Dibanding rata-rata kondisi harian pada tahun 2013, maka pada “musim” Lebaran terjadi penurunan pada penggunaan layanan voice dan SMS, masing-masing sebesar 3,3 persen dan 28 persen. Angka persisnya adalah: 580 juta menit (voice), 540 juta (SMS), dan 225 TB (data). XL memperkirakan bahwa dalam momen Lebaran nanti akan terjadi kenaikan signifkan baik untuk layanan voice, SMS, maupun data dibanding kondisi harian. Perkiraan persentase kenaikan layanan voicenya adalah 5-10 persen, layanan SMS 10-15 persen, dan layanan data 20-30 persen.

Baca Juga : https://teknorus.com/5-game-psp-terbaik-2016/

Mengapa penggunaan layanan voice dan SMS tetap diprediksikan naik, padahal tahun lalu faktanya keduanya mengalami penurunan? Menurut Alvin, “prasangka positif” itu lebih digunakan untuk kepentingan internal XL agar tetap secara ekstra mempersiapkan segala kemungkinan, semata-mata untuk memberi kenyamanan kepada pelanggan. Untuk dapat tetap eksis dalam lonjakan trafc, XL mempersiapkan teknologi-teknologi jaringannya. Untuk layanan data mereka memiliki teknologi SGSN in Pool, sedang untuk layanan voice dan SMS sudah ada MSc in Pool. Pada prinsipnya teknologi “in pool” itu memungkinkan layanan ditangani di suatu “pool” untuk diteruskan ke berbagai node SGSN maupun MSC sehingga tidak terpaku pada satu node saja (yang sering menimbulkan bottleneck). Kota-kota yang menjadi node ini antara lain adalah Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, dan Bandung. Lalu ada Intelligent Network (IN) Redundancy. IN yang berhubungan dengan billing sytem ini dibackup dengan beberapa IN lain sekaligus, sehingga jika ada satu yang mati, lainnya akan segera mem-backup. IN Redundancy disiapkan di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Semua itu didukung oleh 28 ribu km fber-optic milik XL sendiri yang melintas Aceh, Sumatera, Sulawesi, Jawa, Bali, dan Lombok. Per awal tahun ini XL juga memiliki 4 link ke jalur internasional dengan kapasitas bandwidth sampai 53 Gbps. Semua link ke luar negeri itu masih harus melalui Singapura sebagai gateway terdekat.

“Empat kaki” tersebut dibutuhkan antara lain untuk melakukan backup jika sewaktuwaktu terjadi masalah “force majeur” pada salah satu link. Khusus untuk jalur mudik, tahun 2014 ini XL menyiapkan sebanyak 21 mobile BTS (MBTS) di sepanjang Jawa Barat dan Jawa Tengah, seperti di Merak Bakauheni, Cirebon, Ciamis, Kebumen, Solo, dan lain-lain. Penambahan kapasitas untuk jalur tersebut juga disiapkan sampai dua kali lipat. Langkah lain untuk menyediakan layanan yang baik adalah dengan men-tune up jaringan agar kinerjanya optimal. Meski tak menjadi favorit lagi, namun layanan voice tak ditinggalkan. XL menyuguhkan teknologi HD Voice bagi pelanggan. Teknologi ini mirip dengan teknologi peningkatan kualitas dalam jagad video. Suara akan menjadi bening dan halus. Untuk data, di jalur mudik juga dilakukan prioritisasi layanan data dengan cara menambah kapasitas High Speed Packet Access.